Selasa, 10 November 2015

Smansa Unjuk Semangat Berbahasa





“Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan Bahasa Indonesia”

Itulah sumpah  yang terekam oleh  langit Indonesia 87 tahun silam. Semangat juang yang dikobarkan para pemuda Indonesia dalam meraih kemerdekaan. Semangat yang  sama serempak dilambungkan warga Smansa Sungailiat dalam menyemarakkan Bulan Bahasa  beberapa minggu lalu.


Selasa (10/11/2015), Pengurus OSIS SMA Negeri 1 Sungailiat Masa Bakti 2015/2016 dalam program perdananya menyelenggarakan berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Bulan Bahasa.  Kegiatan yang merupakan rutinitas tahunan  ini dilaksanakan dari pukul 08.00—14.30 WIB. Seluruh kelas wajib menyalurkan partisipasinya secara penuh dalam setiap perlombaan yang ditawarkan, antara lain Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI), Poster, Speech Contest, Paduan Suara,  Musikalisasi Puisi, Kabaret, Cerpen, Mading dan Menulis Esai.

Pertunjukan musik dari Tim Musikalisasi Puisi kelas  XI menjadi  pengantar  awal kegiatan. Kegiatan berlanjut dengan pembacaan proposal kegiatan oleh ketua pelaksana yang disusul sambutan Ibu Hj. Nurlela untuk membuka acara. Tujuh perwakilan Bina Sastra dan Bahasa  menampilkan pembacaan  Sajak Seonggok Jagung. Lagu daerah Bangka oleh tim vokal kelas XII juga disenandungkan dalam acara pembukaan ini.
              
  M. Tony Saputra selaku ketua pelaksana menuturkan bahwa kegiatan ini  utamanya untuk meningkatkan rasa cinta siswa dalam berbahasa Indonesia serta melestarikan Bahasa Indonesia yang semakin terancam punah karena tingginya popularitas bahasa asing. Meski begitu,  ada pula beberapa kegiatan seperti menulis cerpen yang  mempergunakan bahasa  daerah (bahasa Bangka) dan Speech Contest untuk mengasah kemampuan siswa dalam berbahasa Inggris. Kegiatan ini juga sekaligus memperingati Hari Pahlawan dan Sumpah Pemuda sehingga  tema yang diambil bukan hanya mengenai Bahasa Indonesia, melainkan juga mengenai kisah pahlawan dengan mengedepankan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme.


Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI) memiliki tujuan tersendiri dalam pelaksanaannya. Di samping mengasah public speaking dalam berbahasa Indonesia, kegiatan ini juga bertujuan untuk merekrut tim baru yang akan diikutsertakan dalam  LDBI tingkat kabupaten. Juri LDBI ini antara lain, Abyzar Alpasyah, salah satu siswa kebanggan Smansa yang Juni silam memperjuangkan nama baik Provinsi Bangka Belitung dalam LDBI tingkat nasional 2015, dan Bu Sofiah yang nantinya akan mendampingi dan membimbing langsung tim debat Smansa untuk bertanding pada LDBI tingkat kabupaten.





Lomba yang paling menarik antusiasme penonton dalam kegiatan Bulan Bahasa ini salah satunya adalah kabaret. Bagaimana tidak, tiap-tiap peserta selalu mempunyai ide yang berbeda dalam mempersembahkan cerita. Dengan menggabungkan nilai nasionalisme, patriotisme dengan lelucon, humor, juga asmara, para aktor melalui peran yang dibawakan mencerminkan kehidupan pahlawan dahulu yang tidak terlepas dari cinta dan tawa di sela-sela deritanya.


Cabang lomba yang mengandalkan seni suara juga tidak kalah menarik. Paduan suara membawakan lagu-lagu nasional sedangkan musikalisasi puisi dengan tiap-tiap grupnya mengadopsi sebuah puisi untuk dijadikan lagu yang akan dibawakan. Dalam mengikuti lomba ini,  tentu sangat memerlukan tingkat kreatifitas yang tinggi. Terbukti, karya musikalisasi puisi beserta penampilan paduan suara dari para peserta mencerminkan tingginya kreatifitas dan jiwa seni siswa-siswi SMA Negeri 1 Sungailiat.

Lomba cerpen dalam kegiatan ini sungguh berbeda dari pelaksanaannya selama ini. Cerpen dibuat sebelum tanggal pelaksanaan dan dipresentasikan pada hari pelaksanaan Bulan Bahasa. Lomba cerita pendek kali ini sepenuhnya  menggunakan bahasa daerah yakni Bahasa Bangka. Dalam mempresentasikan karyanya, para peserta juga diwajibkan menggunakan Bahasa Bangka. Hal ini tidaklah sulit melihat masyarakat Bangka Belitung begitu akrab dengan bahasa daerah yang sehari-hari digunakannya itu.

“Tidak ada kendala. Selama ini, pelaksanaan Bulan Bahasa menghabiskan waktu 2-3 hari.  Ini merupakan tantangan besar bagi OSIS kepengurusan baru karena pada tahun ini mereka dituntut menyelenggarakan semua perlombaan Bulan Bahasa dalam satu hari saja dan Alhamdulillah misi mereka sukses.“  Tutur Hj. Nurlaela  yang sempat menggantikan kepala sekolah dalam pembukaan kegiatan bulan bahasa.


Atas berlangsungnya kegiatan ini,  warga Smansa diharapkan mampu melestarikan bahasa Bangka sebagai bahasa daerah dan unggul dalam penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dengan menempatkan penggunaannya tanpa mengesampingkan kecintaannya terhadap bahasa pemersatu bangsa yakni Bahasa Indonesia. (Mutia, Faradila, Dinda)


Lomba Mading Perpustakaan

Lomba Menulis Esai

Lomba Poster

Speech Contest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar